SAKINAH
Pegawai Yang Minder
Assalamu’alaikum wr. wb.
Ibu Emmy yth, saya mengenal majalah SM sejak saya bergabung dengan organisasi Muhammadiyah dan saya tertarik dengan rubrik Keluarga Sakinah. Saya (30 tahun) baru 2 tahun diterima sebagai pegawai negeri sipil di salah satu instansi pemerintah. Setahun yang lalu saya menikah dengan perempuan yang diperkenalkan oleh orangtua. Alhamdulillah, 10 bulan kemudian kami diberi momongan, laki-laki (1 bulan).
Saya mempunyai masa lalu yang tidak menyenangkan. Postur tubuh saya yang agak gemuk dan pendek sering dijadikan bahan ledekan teman-teman saya. Saya dijuluki ‘si gajah bengkak’. Pengalaman itu membuat saya ‘minder’ baik dalam pergaulan maupun ketika harus tampil atau mengemukakan pendapat dalam suatu rapat ataupun pertemuan.
Bila saya terpaksa harus tampil atau harus menyampaikan pendapat saat itu badan saya gemetar dan keluar keringat dingin. Hal itu masih terjadi sampai sekarang. Bila sudah begitu saya menyesali diri mengapa tidak bisa tampil dengan tenang, sampai terbawa ke pikiran yang berakibat saya menjadi pusing. Pernah saya berobat ke psikiater katanya saya psikosomatis. Akhir-akhir ini saya sering merasakan sakit kepala, pada hal secara fisik, dari hasil pemeriksaan medis hasilnya baik. Saya menjadi cemas menghadapi masa depan, terutama yang menyangkut masalah pekerjaan, apakah bisa berkarir dengan hasil baik? Mohon sarannya agar saya tidak berlarut-larut dalam keadaan seperti ini. Atas jawaban Bu Emmy saya ucapkan jazakallah.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Bapak W, di kota B
Wa’alaikumsalam wr. wb.
Bapak W yth., kita tidak bisa menghilangkan masa lalu, karena masa lalu merupakan bagian dari hidup kita, baik menyenangkan maupun tidak. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan kadang bisa membuat orang yang mengalami merasa tidak berdaya dan tertekan dalam menjalani kehidupan. Ketakutan, kekhawatiran dan prasangka buruk sering mendominasi perasaan orang tersebut, padahal banyak bukti bahwa apa yang mereka prasangkakan pada akhirnya benar-benar menjadi kenyataan. Kecemasan, rasa tidak percaya diri, merasa terbatas sering menjadi penyebab berbagai tekanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penyebab-penyebab itu biasanya muncul dari alam bawah sadar sebagai akibat dari berbagai pengalaman masa lalu yang buruk atau kurangnya pemahaman yang benar tentang kekuatan dan potensi diri yang sebenarnya dimiliki. Oleh karena itu, setiap orang mempunyai kemungkinan untuk dapat mengatasi kendala psikologis yang menahan berkembangnya potensi diri asal orang yang bersangkutan memiliki kesadaran untuk mengontrol pikiran, perasaan dan keinginannya.
Bapak W, rupanya kontrol anda terhadap perasaan masa lalu belum ada bahkan keinginan yang dipatok pun terlalu tinggi untuk ukuran bapak, sehingga bapak kurang bisa melihat keberhasilan diri dan menghargai diri. Bapak hanya melihat kekurangan-kekurangan diri, dan itu semua dibawa ke alam pikiran yang berakibat bapak merasa pusing. Artinya keluhan fisik yang bapak alami bukan karena ada organ yang rusak tetapi karena kondisi psikis. Inilah yang disebut bapak mengalami psikosomatis. Untuk mengatasi berbagai keluhan yang ada, cobalah bapak mulai dengan mengembangkan cara berpikir positif, berprasangka baik dan bersikaplah positif pada kehidupan. Jangan berpikir terlalu jauh, fokuskan pikiran pada apa yang sedang bapak alami. Kuatkan perlawanan-perlawanan pada pikiran-pikiran negatif. Biasakanlah untuk menghargai diri sendiri atas sisi-sisi positif dari diri sendiri. Bila perasaan negatif muncul imbangi dengan menghadirkan sisi positif dari masalah yang kita alami. Jangan membuat target terlalu tinggi. Dan bila bapak menghadapi suatu masalah, cobalah untuk bertanya pada diri sendiri lebih dulu, apa hikmah dari semua ini. Dan bukan menjauhkan pertanyaan mengapa saya kok mengalami masalah ini. Selamat mencoba, semoga Allah memberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai masalah yang bapak alami. Amin.l
Sorry, the comment form is closed at this time.











No comments yet.